PENGUNGSI DI NEGERI SENDIRI
Tak ada lagi yang menari
di antara tenda-tenda kumuh
di sini
hanya derita
yang melekat di mata
dan hati kami
Tidak satu nyanyian pun
pernah kami dendangkan lagi
hanya lagu-lagu airmata
di antara lapar, dahaga
pada pergantian musim
Sampaikah padamu, saudaraku ?
(Abdurahman Faiz)
