<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1" standalone="yes"?>
<?xml-stylesheet href="http://www.blogdrive.com/css/atom.css" type="text/css"?>

<feed version="0.3" xmlns="http://purl.org/atom/ns#">
<info mode="xml" type="text/html">This page is an Atom formatted site feed. It can be syndicated to another Internet site or viewed in an aggregator or syndication software. Please visit <a href="http://www.blogdrive.com">blogdrive.com</a> for more information. </info>
<title type="text/html">Suara Hati Gibran</title>
<tagline type="text/html">Suara Hati Gibran</tagline>
<link rel="alternate" title="Suara Hati Gibran" type="text/html" href="http://gibran.blogdrive.com/"/>
<id>tag:blogdrive.com,2005:6abcd96342f1a89ef7b39ce62a8f8bdd</id>
<modified>2007-11-08T06:25:00-08:00</modified>
<generator url="http://www.blogdrive.com/" version="1.01">Blogdrive.com</generator>
<entry>
<author>
<name>irmaja</name>
</author>
<issued>2007-11-08T14:23:31Z</issued>
<modified>2007-11-08T14:23:31Z</modified>
<link href="http://gibran.blogdrive.com/archive/69.html" rel="alternate" title="PENGUNGSI DI NEGERI SENDIRI" type="text/html"/>
<id>tag:blogdrive.com,2005:6abcd96342f1a89ef7b39ce62a8f8bdd.69</id>
<title type="text/html">PENGUNGSI DI NEGERI SENDIRI</title>
<content type="text/html" xml:base="http://gibran.blogdrive.com/">Tak ada lagi yang menari
di antara tenda-tenda kumuh

di sini
hanya derita
yang melekat di mata
dan hati kami

Tidak satu nyanyian pun
pernah kami dendangkan lagi
hanya lagu-lagu airmata
di antara lapar, dahaga
pada pergantian musim

Sampaikah padamu, saudaraku ?

(Abdurahman Faiz)
 
</content></entry><entry>
<author>
<name>irmaja</name>
</author>
<issued>2007-11-07T14:20:28Z</issued>
<modified>2007-11-07T14:20:28Z</modified>
<link href="http://gibran.blogdrive.com/archive/68.html" rel="alternate" title="SITI DAN UDIN DI JALAN" type="text/html"/>
<id>tag:blogdrive.com,2005:6abcd96342f1a89ef7b39ce62a8f8bdd.68</id>
<title type="text/html">SITI DAN UDIN DI JALAN</title>
<content type="text/html" xml:base="http://gibran.blogdrive.com/">Siti dan Udin namanya
sejak pagi belum makan
minum cuma seadanya
dengan membawa kecrekan
mengitari jalan-jalan ibu kota

Siti punya ayah
seorang tukang becak
ibunya tukang cuci
berbadan ringkih

Udin tak tahu di mana ayahnya
ditinggal sejak bayi
ibunya hanya pemulung
memunguti kardus dan plastik bekas

Mereka bangun rumah
dari triplek dan kardus tebal
di tepi kali ciliwung
tapi sering kena gusur

Bila malam tiba
mereka tidur di kolong jembatan
ditemani nyanyian nyamuk
dan suara bentakan preman

Siti dan Udin namanya
muka mereka penuh debu
dengan baju rombengan
menyanyi di tengah... (more)</content></entry><entry>
<author>
<name>irmaja</name>
</author>
<issued>2007-11-06T14:15:20Z</issued>
<modified>2007-11-06T14:15:20Z</modified>
<link href="http://gibran.blogdrive.com/archive/67.html" rel="alternate" title="KEPADA KORUPTOR" type="text/html"/>
<id>tag:blogdrive.com,2005:6abcd96342f1a89ef7b39ce62a8f8bdd.67</id>
<title type="text/html">KEPADA KORUPTOR</title>
<content type="text/html" xml:base="http://gibran.blogdrive.com/">Gantilah makanan bapak
dengan nasi putih, sayur dan daging
jangan makan uang kami
lihatlah airmata para bocah
yang menderas di tiap lampu merah
jalan-jalan Jakarta
dengarlah jerit lapar mereka
di pengungsian
juga doa kanak-kanak
yang ingin sekali sekolah

Telah bapak saksikan
orang-orang miskin memenuhi
seluruh negeri
tidakkah menggetarkan bapak ?

Tolong, Pak
gantilah makanan bapak
seperti manusia
jangan makan uang kami
(Oktober 2003 @ Abdurahman Faiz)
 
</content></entry><entry>
<author>
<name>irmaja</name>
</author>
<issued>2007-11-05T14:10:00Z</issued>
<modified>2007-11-05T14:10:00Z</modified>
<link href="http://gibran.blogdrive.com/archive/66.html" rel="alternate" title="Cinta Seegois Namanya" type="text/html"/>
<id>tag:blogdrive.com,2005:6abcd96342f1a89ef7b39ce62a8f8bdd.66</id>
<title type="text/html">Cinta Seegois Namanya</title>
<content type="text/html" xml:base="http://gibran.blogdrive.com/">Cinta , seegois namanya
Tak perduli kau mau atau tidak
Cinta akan memaksamu untuk ikut dengannya
Tak perduli kau cukup tegar atau tidak
Cinta akan meninggalkanmu dengan sejuta perih

Cinta , seegois namanya
Tak perduli kau siap atau tidak
Cinta akan menangkapmu dan tak biarkan kau lari darinya
Tak perduli kau tua atau muda
Cinta akan bermain denganmu sampai kauy lelah dan menyerah


Cinta , seegois namanya
Saat kau sedih
Cinta datang dengan sejuta kegembiraan
Saat kau gembira
Cinta dengan paksa mengambilnya darimu

Cinta , seegois namanya
Tak perlu di sentuh karena dia cinta
Tak perlu kau... (more)</content></entry><entry>
<author>
<name>irmaja</name>
</author>
<issued>2007-11-04T14:07:16Z</issued>
<modified>2007-11-04T14:07:16Z</modified>
<link href="http://gibran.blogdrive.com/archive/65.html" rel="alternate" title="sobat..." type="text/html"/>
<id>tag:blogdrive.com,2005:6abcd96342f1a89ef7b39ce62a8f8bdd.65</id>
<title type="text/html">sobat...</title>
<content type="text/html" xml:base="http://gibran.blogdrive.com/">sobat...
aku tak berharap bisa jadi batu pualam
yang slalu kau bersihkan dan kau banggakan
sobat...
aku tak berharap agar jadi bungga mawar
yang bila harum dan mewanggi slalu kau puja
dan bila aku layu kau bisa membuangku
sobat
aku hanya ingin jadi pena-mu 
yang bisa menceritakan kisahmu
aku hanya ingin jadi buku 
tempat dimana kau bisa berbagi bersamaku
aku hanya ingin kau tahu aku senang jadi sobatmu
sobat...

(y3dips)
 
</content></entry><entry>
<author>
<name>irmaja</name>
</author>
<issued>2007-11-02T14:04:29Z</issued>
<modified>2007-11-02T14:04:29Z</modified>
<link href="http://gibran.blogdrive.com/archive/64.html" rel="alternate" title="Bidadari di Dunia" type="text/html"/>
<id>tag:blogdrive.com,2005:6abcd96342f1a89ef7b39ce62a8f8bdd.64</id>
<title type="text/html">Bidadari di Dunia</title>
<content type="text/html" xml:base="http://gibran.blogdrive.com/">Tak perduli berapa jumlah kata yang tersebar di dunia
tak terbayang ribuan bahasa yang di gunakan untuk perantara
tapi tak satupun yang bisa gambarkan semua perasaan tentangmu saat ini

Mungkin Tuhan terlalu hati hati menciptakanmu
mungkin Tuhan telah ubah semua cinta ke wujudmu
Mungkin Tuhan merangkum semua kasih sayang untukmu

Tak perduli berapa banyak warna yang terpendar dari sinar matahari
Tak terbayang pelangi yang tersebar memenuhi cakrawala dunia
tapi tak tergambarkan warna warna penghias senyummu

Mungkin Tuhan Tunjukkan kebesaran-Nya melaluimu
Mungkin Tuhan ingin memanjakan... (more)</content></entry><entry>
<author>
<name>irmaja</name>
</author>
<issued>2007-11-01T14:01:38Z</issued>
<modified>2007-11-01T14:01:38Z</modified>
<link href="http://gibran.blogdrive.com/archive/63.html" rel="alternate" title="Kepada Kekasihku" type="text/html"/>
<id>tag:blogdrive.com,2005:6abcd96342f1a89ef7b39ce62a8f8bdd.63</id>
<title type="text/html">Kepada Kekasihku</title>
<content type="text/html" xml:base="http://gibran.blogdrive.com/">&quot;Jangan menangis, Kekasihku... 
Janganlah menangis dan berbahagialah, 
karena kita diikat bersama dalam cinta. 
Hanya dengan cinta yang indah... 
kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, 
pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan&quot; 

(Kahlil Gibran)
 
</content></entry><entry>
<author>
<name>irmaja</name>
</author>
<issued>2007-10-30T13:58:14Z</issued>
<modified>2007-10-30T13:58:14Z</modified>
<link href="http://gibran.blogdrive.com/archive/62.html" rel="alternate" title="Tubuh Jiwa" type="text/html"/>
<id>tag:blogdrive.com,2005:6abcd96342f1a89ef7b39ce62a8f8bdd.62</id>
<title type="text/html">Tubuh Jiwa</title>
<content type="text/html" xml:base="http://gibran.blogdrive.com/">&quot;Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. 
Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. 
Namun jiwa tetap ada di tangan cinta... 
terus hidup... 
sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan...&quot; 

(Kahlil Gibran)
 
</content></entry><entry>
<author>
<name>irmaja</name>
</author>
<issued>2007-07-09T14:40:29Z</issued>
<modified>2007-07-09T14:40:29Z</modified>
<link href="http://gibran.blogdrive.com/archive/61.html" rel="alternate" title="Nafsu (III)" type="text/html"/>
<id>tag:blogdrive.com,2005:6abcd96342f1a89ef7b39ce62a8f8bdd.61</id>
<title type="text/html">Nafsu (III)</title>
<content type="text/html" xml:base="http://gibran.blogdrive.com/">Abu Ali Ibn Asy-Syibl berkata :&lt;br&gt;“Dengan menjaga nafsu, akan ada didalamnya,&lt;br&gt;seperti bara api yang tetap dinyalakan didalam mangkuk.&lt;br&gt;Maka jangan kau padamkan dia dengan putus asa,&lt;br&gt;dan jangan pula kau ulur dengan angan yang memanjang.&lt;br&gt;Berjanjilah kepadanya bahwa dalam kesulitan itu ada kemudahan,&lt;br&gt;dan ingatlah pula bahwa kesulitan berada dalam kemudahan.&lt;br&gt;Dihitung kebaikannya ini dan itu,&lt;br&gt;dan dengan menggabungkan semuanya akan berguna sebagai &lt;br&gt;obat mujarab.”
 
</content></entry><entry>
<author>
<name>irmaja</name>
</author>
<issued>2007-07-08T14:38:33Z</issued>
<modified>2007-07-08T14:38:33Z</modified>
<link href="http://gibran.blogdrive.com/archive/60.html" rel="alternate" title="Nafsu (II)" type="text/html"/>
<id>tag:blogdrive.com,2005:6abcd96342f1a89ef7b39ce62a8f8bdd.60</id>
<title type="text/html">Nafsu (II)</title>
<content type="text/html" xml:base="http://gibran.blogdrive.com/">Al-Bisti berkata :&lt;br&gt;“Berilah tabiatmu yang kalah itu dengan kesusahan karena itu&lt;br&gt;berarti sebuah kesenangan, membuatnya lebih terkonsentrasi,&lt;br&gt;dan kemudian obati dengan canda.&lt;br&gt;Namun jika engkau memberikannya&lt;br&gt;berilah ia laksana engkau memasukkan garam ke dalam makanan.”&lt;br&gt;&lt;br&gt;
 
</content></entry></feed>
